Posted by: nidnod | June 8, 2007

We Always Have A Choice

Lo percaya gak kalo tiap orang bisa gambar?
Bukaaan, bukan gambar pake crayon ato cat air gitu… Coba kita berpikirnya agak-agak tinggi sedikit ya, meskipun otak gw kadang-kadang suka gak nyampe kalo udah maen filosofi…

Kita semua dianugerahi imajinasi untuk menentukan pilihan hidup kita. We have a gift to visualise a blank canvas waiting in front us to be painted whatever we wish upon it. Artinya, untuk setiap goresan kuas kehidupan, setiap pilihan ada di tangan kita.

“…Whatever comes our way, whatever battle is raging inside us, we always have a choice. It’s the choices that make us what we are, and we can always choose to do the right thing…”
Itu kata mas Peter Parker di film terbarunya, Spiderman 3 (atau gw lebih suka menyebutnya… Cryingman 3. Abis nangis mulu kerjaannya, sebel. Aarrrggh…, come’on spidey, be a man!!)

Hidup lo, hidup gw, hidup kita, sangat kompleks memang. Penuh warna dan masalah. Bitter sweet kalo gw bilang. Tapi kompleksitas itu sebenarnya adalah bagian dari apa yang sudah kita lewati di masa lalu.

(…ngerti gak maksudnya?…)

Kadang-kadang waktu serasa dibekukan oleh pikiran masa lalu yang sering datang. Kaya td malem gw mimpi orang itu lagi. I know I have said ‘enough’, tp tanpa diundang, mimpi itu dateng sendiri, seolah-olah gak peduli kalo kita sudah hidup dalam present tense, not past tense. It’s like we are now someone else holding onto a snapshot in time of who we were yesterday.

If we chose to hold ourselves back in the past. Berarti kita bergumul (ala mak bahasanya…) dalam kegelapan yang cuma bisa membawa kepedihan dan depresi. Masalah gw kemarin bukan berarti masalah gw hari ini, itu hanya serpihan hidup gw yang tidak tercapai seperti apa yg gw bayangkan… Meskipun kemaren gw galau bukan berarti gw gak bisa bahagia hari ini.

Buat semua temen-temen gw yang:
Udah bertahun-tahun suka sm orang tapi rasanya gak mungkin buat ngungkapin…
Gak kurus-kurus soalnya ada aja yg ngajak makan terus…
Pengen pindah kerja tapi rasanya berat dan gak memungkinkan…
Gak bisa ninggalin pacar meskipun udh ga ada rasa lagi…
Gak pernah akur sm orang banyak karena selalu beda pendapat…
Mau menikah bukan karena cinta tp karena faktor lain disekelilingnya…
Gak bisa pindah ke lain hati karena dia udh ninggalin kesan yg dalem di hati…
Udah kadung cinta mati tapi beda agama…
Udah putus tapi masih berharap bisa nyambung lagi…

Memang, kadang-kadang kita sama sekali gak punya pilihan akan nasib atau takdir yang dibawa ke hadapan kita, but we certainly have a choice of how to respond to it. No matter what happened, the moment we say “gw harus gimana, gw gak punya pilihan lain”, sebenarnya pada detik itu kita sudah membuat pilihan untuk tidak membuat pilihan. Doing nothing but feel sorry for our ass.

Though it’s a choice as well, but is it the best choice we can make?

It isn’t about right choices or wrong, but it’s about making the choices that make us a better person.

Every thought we have, every choice we make, every experience we process, creates a new version of who we are…

So my dearest friends, what choices will you make today?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: