Posted by: nidnod | May 11, 2008

I Have A Dream

Don’t you ever wonder what’s it like out there?

I mean ‘out there’

I’m talking about the place outside our house and our work. The place outside our city. Our island. Even our country.
Don’t you ever wonder…. Is it summer is it spring. Is it bamboo is it maple tree. Is it caldera is it reef. Is it techno is it vintage. Is it tranquil is it rush. Is it Pu-Erh tea is it Cosmopolitan. We have a whole world out there waiting to be explored!

Jujur, alam bawah sadar gw baru tergugah sejak si Q akhirnya sekolah ke Belanda. Sebelum dia pergi we used to talk about a book called TRAVELLER’S TALE – BELOK KANAN BARCELONA (btw, you should read this book, it’s hilariously fantastic!) dan cuma berangan-angan kapan ya kita bisa backpacking bareng ke luar negeri. Gak berapa lama setelah menginjakkan kaki di sana, dia ngirim komen di fs gw:

Read More…

Posted by: nidnod | April 24, 2008

The Beginning

 Setelah memalui proses yang cukup panjang dan melelahkan…
Akhirnya gw memutuskan untuk ngelanjutin blog gw lagi. And it always feels good for me to say:
“Hey baby, I’m back..!” 

For the past 8 months I was trying to figure out what I want in life. Gila ya, ternyata definisi kehidupan itu banyak banget. Cinta, teman, karir, keluarga, bahkan keuangan. I admit that a lot of things happened to me that time. Satu persatu kejadian dirangkai dan dibawa kehadapan gw untuk membuat gw berpikir lebih dalam lagi.

LOVE (September ‘07)
If I admited that I was a fulltime lover,
Well I’m not that sure rite now…
Setelah 8 bln ini, quote yg mengatakan “love is blind” (pepatah yg sering menginspirasi postingan blog gw dulu..) kayanya udah gak relevan lagi di otak gw. Gw lebih percaya kalau “love is all about mind trick”. It is not something you can’t explain, but it is more of something you can compromise. Something you need to work on, based on respect.
What I had (“had” apa masih “have” ya hehe…) for him is not love. It’s passion. Hiks. Sial.

WORK (November ‘07)
Modal gw cari kerja sebenarnya cukup simple:
Broken heart. Get out of this town immediately. And voila, setelah 6bln kerja di architectural research, 3bln di konsultan arsitek, dan 1.5thn di konsultan grafis akhirnya gw mendapatkan bidang kerja yg cocok dg karakter dan keinginan gw. And it’s definitely out of Bandung. So it’s good enough for me.

FINANCE (February ‘08)
Gara-gara nonton acaranya Aidil Akbar si Wealth Planer di O’Channel tiap Rabu jam 9 malam (nonton deh), gw jadi tau ttg healthy cashflow dan investasi! Sebelumnya mana kepikir gw buat ngatur duit bulanan dan nyisihin uang buat reksadana atau logam mulia? Mending kaya cewe laen, buat makan, shopping atau jalan-jalan. Aahhhhh… Mas Aidil Akbar memang luar biasa…

FRIEND(S) (March ‘08)
Gw cukup shock waktu mendapati diri gw gak se-shock itu waktu si Q (akhirnya) berangkat ke Belanda. He’s a really really dearest friend of mine, no question. Gw adalah orang yg cukup tegar dalam banyak hal, tapi gw paling rapuh kalo ada orang yg deket dengan gw pergi jauh. Apalagi ini Q. Orang pertama yg tau tentang segala sesuatu yg terjadi dalam kehidupan gw. Tapi gw gak terlalu merasa kehilangan. Karena gw sadar, temen beda dengan pacar atau gebetan. They will still be there for you anytime you need them. No matter what.

Eh, gw baru nyadar…


Emang penting ya bo gw cerita ini semua hahahaha…
Bodo. Salah sendiri nyuruh gw nerusin bikin blog lagi huahahahahaha…

Posted by: nidnod | September 25, 2007

An Inconvenient Truth

Di tengah pekerjaan yang cukup bertumpuk terdapat satu klien, yang minta dibuatin konsep desain company calendar untuk tahun 2008. Hmmmmpf… Bosen. Bukan kenapa-kenapa, bulan ini gw udh desain tiga kalender untuk tahun 2008. Buat bank semua lagi. Bingung bikin konsep apa lagi ya… Setelah brainstorming singkat dg si bos, we decided to go with Global Warming.

Jujur, seperti orang Indonesia pada umumnya yang kurang peduli dengan tema itu, awalnya buat gw global warming hanya sebatas pada suatu topik yang ramai diperbincangkan orang (luar negeri pada umumnya). Tarohlah kaya berita waktu perang Irak. Ya gw tau sih mereka pada perang, dan ya gw kasian jg sm sodara2 kita yg jd korban, tp selama si George Bush itu gak berubah pikiran dan kemudian menyerang Indonesia gw gak peduli-peduli amat. Sama dg global warming. Secara teori sih gw udah tau dari jaman SMP-SMA, dampak dari efek rumah kaca kan? Yeah I know that our world is threatened by it, tp apa gunanya ada para aktivis Greenpeace itu hehehe… parah.

Read More…

Posted by: nidnod | September 25, 2007

Gaydar…!


Belom pernah ada yang ngangkat tema ini kan di blognya…
Huehehehe…

Walaupun fenomena ini mungkin masih kurang familier di kehidupan nyata kita sehari-hari, but did you ever catch yourself thinking that your friend, or a random guy you pass on the street is gay?

Kaya tiap gw ke Olala Dago yg katanya emang tempat nongkrongnya gays and lesbians, I can’t help but noticed every single group hanging out there. Gw perhatiin cara berpakaiannya, cara bicaranya, sampai cara mereka menyentuh lawan bicara mereka saat mereka berbicara. Bukan bermaksud offense atau mendiskreditkan komunitas itu, I just want to practice my ‘gaydar’. Tau gaydar kan? Gaydar atau gay radar adalah insting alamiah kita yang membantu kita ngasih tau whether a guy is straight or gay.

But tell me, kalo lo sendiri, how can you tell that someone’s gay? Apa yang menyebabkan pertanyaan itu muncul dikepala lo? Apakah karena dia punya girly appearance and manners? Kibasan tangan a la mbak2 (atau mas2?) salon? Atau banyaknya penggunaan kata-kata dalam kamus gaul Debby Sahertian?

Susah juga lho, soalnya kadang-kadang cowo2 yg girlish juga heterosexual. I remember having a friend, who was best friend of girls, behaving like a little girl, loves shopping and adore branded item but he was not gay at all (well at least back then he wasn’t gay, gak tau sekarang hahahaha). Tapi fakta bahwa kelakuannya yang seperti itu membuat cowo-cowo jd jaga jarak karena takut akan terjadi sesuatu yang diinginkan hehe… Padahal karakter asli temen gw itu sangat menyenangkan. Sayang aja udah ke-judge duluan.

Beda sama cowo yang ketakutan, gw sebagai cewe justru seneng loh punya temen gay. Pernah denger istilah “gay is a girl’s best friend” kan?
Gw punya beberapa temen gay (walaupun gak semuanya ngaku). Gw nyaman berteman dengan mereka mungkin mostly becoz he can expresses his feelings freely like most of us girls do, gak jaim dan sok cool jaga ekspresi kaya cowo; Vulnerable and sensitive, always listen while we’re talking but still has men’s logic and rationality; Know lots of girly stuffs more than we do (temen yg asik buat creambath bareng); Rame; Meriah; Suka mijetin kalo kita lg capek; Dan yang paling penting, he’s our safe zone! kita bisa punya hubungan sedekat apapun tanpa ada rasa takut dia bakal suka sama kita, yang mungkin bisa menghancurkan hubungan persahabatan yang ada. suatu common problem yang sering kita temukan pada typical man and woman relationship.

Hmmm, see…, it’s not that bad having gay guy in our community right? Aterall they’re still humanbeing just like we do.
J

udge your self before you judge them.

 

Posted by: nidnod | September 15, 2007

Hari kedua puasa…

You currently appear offline to gopar matthew.

…….
gopar matthew: nid kemaren si agung ym aku dia nanyain kabar kamu nid
gopar matthew: aku bilang aja udah jadian ama h*****wan..wakakaka
anida dyah: huahahaha dasar
anida dyah: ngapain dia nanya2 segala
gopar matthew: yeee meneketehe tanya dia aja
anida dyah: hiiiii emohhh!!
gopar matthew: masih tengil aja kelakuannya nid, sombong dia tentang istrinya
anida dyah: halah
anida dyah: udah ah mas males ngomonginnya, what went in the past stayed in the past
gopar matthew: nid aku mau nanya, kok kamu mau ya ama agung dulu
anida dyah: gak tau mas
anida dyah: kayanya waktu itu aku lagi katarak
gopar matthew: heuheuheu mungkin gara-gara anak-anak kali ya yg ngejodohin
anida dyah: kayanya ya mas
gopar matthew: wakakaka
gopar matthew: emang anak-anak tuh tengil semua
gopar matthew: padahal dulu kalo milih mas X (sensor namanya.red) ngga kaya gini nih storynya
anida dyah: iyo gak kaya gini, it would be another different crappy story
gopar matthew: Si agung itu parah
gopar matthew: motto hidupnya aja daripada minder…
anida dyah: mending muji diri sendiri…
gopar matthew: kemaren gw tanyain ama dia gung elu ngga mau selingkuh lagi mumpung masih muda dan ganteng
anida dyah: huahahahaha… trus?
gopar matthew: tumben dia bilang engga mau
anida dyah: ah, dia kan egonya tinggi banget didepan temen2nya mas
anida dyah: selalu pengen terlihat lebih
gopar matthew: wah perasaan aku agung orangnya ngga gitu deh
gopar matthew: anaknya baik dan sopan
anida dyah: yeah right!
gopar matthew: hehehe
anida dyah: kalo mas sendiri skrg ngeliat m.agung gmn?
anida dyah: not change much?
gopar matthew: agung ganteng bgt dah…idola ibu ibu muda
anida dyah: heeeeh seriuuss
gopar matthew: ya engga lah
gopar matthew: kamu mikir dong nduk!
gopar matthew: untung kamu gak jadi sm dia
gopar matthew: Astaghfirullah, kok jadi gunjing gini ya di bulan puasa
gopar matthew: 4 jam lagi euy’
gopar matthew: laparnya…
anida dyah: alhamdulillah aku lg dapet mas
anida dyah: hehehe
anida dyah: ini abis makan lotek
gopar matthew: kaga puasa bangga!
gopar matthew: heuehueh
anida dyah: eeeeeeeerrrgh *sendawa*
gopar matthew: iblisssssssssss
……..

Dan itu adalah pembicaraan di hari kedua bulan suci ramadhan saudara-saudara. Hari kedua!

Terlihat kan betapa masih tipisnya niat untuk mendapatkan pahala di bulan puasa kali ini hehehehe. Tapi ya mo gimana lagi. Sambil terduduk lemas di depan meja komputer… mo kerja males, ngemil gak mungkin, browsing sambil liat bokep jelas berdosa. Yg paling netral dan terlihat tidak berbahaya ya chatting.
Ringan, menyenangkan, dari gak tau jadi tau, dari laper dan lemes jd semangat lagi. Tau-tau dosa udah numpuk aja.
Well… what can we do. Namanya juga orang indonesia. Gak bisa kalo gak ngomongin orang. Apalagi ada YM… where gossip can be fun!

Posted by: nidnod | September 4, 2007

Deep Down…

God,
I feel like I wanna rip his cold-frozen mask off
which covers his warm heart and personality.
I’ve seen the good in him.
I have my trust on him.
And now I really miss him.
I miss him…!!!

Posted by: nidnod | August 26, 2007

Fucked up… again.

2.24 dini hari…

Mata dan pikiran gw capek. Udah beberapa hari terakhir ini kerjaan gw cuma baca jurnal & thesis orang-orang dari berbagai university. Browsing sekolah. Cari scholarship.
Terdengar keren ya. Kesannya akademis. Edukatif. Kaya yang niat banget cari sekolah di luar negeri. Pasti orangnya idealis dan ambisius. Tau apa yang dia mau. Padahal gak sama sekali tuh…

Ini adalah salah satu dari sekian banyak usaha pencarian wujud masa depan gw. Gw gak bisa berhenti mencari karena gw adalah bajing loncat yang get easily distracted to something seems more interesting. Something I thought I am capable of. Jadinya terlihat multitalented, serba bisa, padahal ya gak juga… Kenapa ya rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau? Benci deh. Otak gw capek, pindah-pindah mulu.

Dari arsitek nyoba nyebur ke research trus beralih ke biro arsitek dan interior, gak betah jadi arsitek pindah ke graphic design, ngerasa gak mampu survive di lahan orang sempet hampir kepleset jadi account executive di biro interior dan bersyukur gak jadi karena gw nyadar kalo gw paling gak suka ketemu client. Berbekal slogan Jamie Cullum bahwa Love ain’t the answer nor is work’ so now I decide to try my ability and luck in scholarship for master program. Dan masalah gak berhenti sampai situ aja. Awalnya gw mo ambil coursework tp gak mau arsitek, jd bergerilya lah gw di fine art, graphic design even interior design. Tp masih kurang pas, sampe suatu hari temen gw ngingetin kalo gw melupakan satu hal yg nampaknya lebih cocok sm karakter dan interest gw. Architectural research on cultural and historical studies. Ooooh saat itu gw bagaikan menemukan cinta yang hilang.
But now the question is:
How long can I survive on this one?
Sumpah gw takut, jangan-jangan cm bertahan dua minggu doang trus nyerah lagi dan ganti tema kehidupan baru?

Kenapa sih gw gak bisa pilih satu yg gw nyaman dan yakin bisa, just focused and stay still?!
Sssshhhh…!!! Just stay still. It’s my future we’re talkin’ here…

Kenapa gw harus mencari apa yang gw suka, bukannya menyukai apa yang gw punya?!

Kenapa pemikiran gw harus serumit itu?!

Kenapa gw gak kaya temen-temen gw yg lain yang hidup tenang, gak neko-neko, pick a guy they or their family comfortable with and just get married in a quite young age?

Kenapa hati gw gak akan bisa tenang sebelum I achieve something I can proud of?!

How can I achieve such thing if I don’t have enough passion and loyalty?!!!!

Which one should I choose :
Knows everything about nothing,
or

Knows nothing about everything?

 

Posted by: nidnod | August 16, 2007

Merdeka!!


Sekali lagi…

Merdeka!
Merdeka berarti… Libur nasional. Gak ngantor. Bisa bangun siang!!! (suatu kemewahan buat pegawai kantoran kaya gw yg harus bangun pagi dan musti ngantri kamar mandi huhuhuhu…). Apalagi ya. Udah, cuma itu aja kayanya yang paling berkesan. Gak tau kemana perginya rasa nasionalisme gw yg dulu repot-repot dipupuk di bangku sekolah. Waktu pulang ke rumah dan diajak jalan santai plus lomba 17an aja dengan santainya gw kunci pintu kamar dan tertidur pulas sampe siang. Dan cuma nyengir waktu denger nyokap cerita tentang kekalahannya di lomba masukin belut ke dlm botol.
Tanggal merah ya libur
. Just pick any moment and it doesn’t make any difference.

Merdeka!
Beberapa hari sebelum hari kemerdekaan ini gw dapet kabar mengejutkan bahwa :
Mantan gw sabtu besok ini nikah!! Sama selingkuhannya dulu (kayanya)…
Just a little preview and a little flashback,
Dulu awalnya dia nembak gw dengan ajakan untuk serius ke arah pelaminan. Nah, setelah pacaran 2 tahun ditambah long distance selama 6 bln, out of nowhere tiba2 mantan gw ngaku kalo dia udh pacaran 2bln sm cewe laen di jkt dan dia baru nyadar kalo ternyata dia belom siap untuk pacaran serius. Tapi dengan raut muka sungguh-sungguh dia bilang kalo gw adalah wanita yg sangat ideal untuk jd istri dan ibu buat anak-anaknya. Nah truss dengan baiknya dia mengajukan tawaran ke gw, gimana kalo buat sementara ini dia puas-puasin dulu gairah mudanya, ntar kalo dia udah siap dia bakalan jadi sama gw lagi…. So sweet kaaaan…
Huahahahahahaha…
Bukannya marah atau nangis, refleks ketawa gw nyembur waktu itu. Rasa kesel dan sakit gw ilang seketika. Hihiihihi pasti waktu itu dia lg ngerasa jd cowo paling ganteng sedunia. Gw jd geli sendiri, kok bisa ya gw bego lama banget. Kemana otak gw selama 2,5 taun itu. Dengan senyum masih menghias bibir, spontan gw bilang,
“… ya ampun mas, mas tuh gak pantes banget dapetin aku!”

dan meninggalkan dia dengan muka bengong.

There.

Setelah gw bilang itu gw merasakan kemerdekaan yg tiada tara. Gw gak butuh tau ttg apa, siapa, dan bagaimana. Bukan urusan gw. Yag penting gw merdeka. Merdeka karena puzzle ruwet yg banyak menghiasi hubungan kita dulu akhirnya terurai juga. Merdeka karena gw terbebas dari banyak sifat dia yang sangat menyebalkan. Merdeka karena gw gak harus berurusan dg keluarganya yang sering bikin gw merasa gak nyaman. Merdeka karena gw bersyukur gw diselingkuhin sekarang dan bukan pas gw udh nikah ntar. Merdeka karena gw tau bahwa gw telah mengambil keputusan yg tepat.

Memang waktu gw denger kabar itu gw gak tau mesti bereaksi gimana karena kenangan-kenangan lama yg udh gw tutup rapat-rapat dengan mudahnya berseliweran lagi di kepala gw. Tapi alhamdulillah…. sekali lagi gw bersyukur banget bukan gw yang ada di pelaminan mewah itu.

Ternyata ada banyak cara untuk merasakan kemerdekaan. Semua tergantung bagaimana kita bisa melihat suatu masalah dari sisi yang lain. Kaya gw, daripada gw capek-capek emosi dan sakit ati kan malah makin untung di dia rugi 2x di gw. Ih enak aja. Mending berpikir positif aja. Memang sangat gak gampang dan pasti butuh perjuangan. But all you have to do is change your mind set dan bersikaplah TEGAS!
Inget ya winda, tegas!!

Posted by: nidnod | August 3, 2007

Tarot… really?


Not feeling in my best mood, malem ini gw iseng-iseng blogwalking. Di salah satu blog gw nemu test untuk analisa jenis kartu tarot kita. Tarot?
Ahh, biasanya gw gak terlalu suka dengan ramalan. Males aja kalo ada orang/pihak lain yang merasa lebih tau masa depan kita. Who the hell are you, God or something?
Well, anyway… dengan menjawab beberapa psychological questions keluarlah sebait analisa kartu tarot gw:

Read More…

Posted by: nidnod | July 23, 2007

When ‘enough’ is enough

Well, I have to say that… July is not a good month for lovers.
Gimana ya, tampaknya gw memang dikaruniai tampang menipu yang terlihat tenang, wise, dengan sorot mata ‘ceritakanlah masalahmu padaku aku akan mendengarkan dengan seksama dan memberikan solusinya…’ hehehe. Tampaknya.

People keep come and go and talk to me about their love problems. Satu selesai curhat, ganti yang lain. Dan kalo gw perhatiin ladies and gentlemen, their problems (including mine) are typical, yaitu: Ketidakmampuan (or say, ketidakberanian) untuk melepaskan diri dari ikatan-ikatan yang membelenggu hubungan yang ada.
Sebenarnya logically kita tau apa yang sebaikmya kita lakukan. Apa yang baik-buruk, benar atau salah. Ibaratnya fakta-fakta itu sudah dihidangkan di depan mata, tergantung kita mau berbesar hati mengambilnya atau tidak. Tapi kalo udah berpapasan dengan tangisan, rasa gak tega, kasian, ataupun romantisme masa lalu yang gak pernah pudar, ya sudah… bubarlah semua rasionalitas itu.
The next thing we know, baam!! we’re running back to the same circle just like before. Gituu aja terus…

I know that they (or we) keep saying enough though we never make it.
Now think about it, when ‘enough’ is really ‘enough’?
Kapan kita benar2 bisa membulatkan tekad untuk keluar dari permasalahan yang itu-itu juga?
Apa sih yang kita tunggu? Waktu? Menunggu sampai pasangan kita berubah?
Or are we waiting for a miracle that could magically solve all of our problems?
Aren’t we just wasting our time?

Since I confess that I’m one of those guys, I can only ask, but I don’t exactly know what the best answer is….

ps: buat kalian yang belum pernah berada dalam situasi ini I kindly ask you to BACK OFF!! and don’t leave any “I’m wise and I know what to do” comment. Cause I assure you that you really don’t know what you’re talking about.

« Newer Posts - Older Posts »

Categories